Kata Tanya Bahasa Thailand: Cara Bertanya Apa Saja
Pelajari kata-kata tanya utama dalam bahasa Thailand dan cara menggunakannya dalam kalimat nyata. Segelintir kata saja sudah cukup untuk membentuk puluhan pertanyaan berguna.
Begitu Anda menguasai segelintir kata tanya dalam bahasa Thailand, Anda bisa langsung membentuk puluhan pertanyaan yang berguna. Kabar baiknya, kata tanya Thailand itu pendek, konsisten, dan mudah disisipkan ke dalam kalimat.
Kata tanya utama
Tujuh kata ini mencakup hampir semua yang perlu Anda tanyakan sebagai pemula:
อะไร(a-rai) — apaที่ไหน(tee-nai) — di manaใคร(krai) — siapaเมื่อไร(mua-rai) — kapanทำไม(tam-mai) — mengapaอย่างไร(yang-rai) — bagaimanaเท่าไร(tao-rai) — berapa
Perhatikan betapa banyak yang berakhiran -rai. Begitu pola ini melekat di ingatan, kata-kata ini jauh lebih mudah diingat.
Cara kerja kalimat tanya dalam bahasa Thailand
Dalam bahasa Inggris, kata tanya hampir selalu berada di awal kalimat. Dalam bahasa Thailand, kata tanya seringkali berada di akhir kalimat. Struktur kalimat tetap sama seperti kalimat pernyataan — Anda hanya menambahkan kata tanya di bagian akhir.
Beberapa contoh:
คุณกินอะไร(kun gin a-rai) — Anda makan apa? (harfiah: kamu makan apa?)คุณอยู่ที่ไหน(kun yoo tee-nai) — Anda di mana? (harfiah: kamu ada di mana?)ราคาเท่าไร(ra-ka tao-rai) — Harganya berapa? (harfiah: harga berapa?)
Aturan kata tanya di akhir kalimat ini adalah salah satu perbedaan struktural terbesar dari bahasa Inggris, dan membiasakan diri dengan ini sejak dini akan sangat membantu.
Pola kalimat yang berguna untuk pemula
Salah satu pola kalimat paling praktis untuk pemula adalah:
คุณ + kata kerja + อะไร — Anda [kata kerja] apa?
Contohnya:
คุณชื่ออะไร(kun chue a-rai) — Siapa nama Anda?คุณกินอะไร(kun gin a-rai) — Anda makan apa?คุณทำอะไร(kun tam a-rai) — Anda melakukan apa?
Setelah punya satu pola, Anda bisa mengganti kata kerjanya dan langsung menghasilkan pertanyaan-pertanyaan baru yang berguna.
Ambil kalimat yang sudah Anda ketahui dalam bahasa Thailand, lalu coba ganti sebagian katanya dengan kata tanya. Kebiasaan kecil itu bisa membangun kelancaran berbicara lebih cepat daripada sekadar menghafalkan daftar kata.